Sudah Ada 324 RPTRA di Jakarta, Pramono Akan Tambah Lagi Dekat Permukiman

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak . Menurut dia, pembangunan RPTRA ke depan akan lebih difokuskan di kawasan permukiman agar mudah dijangkau warga.
"Untuk RPTRA di Jakarta ini yang terakhir sudah kita bangun kembali 324 RPTRA. Jadi kita terus akan melanjutkan," kata Pramono setelah menghadiri peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Senin .
Pramono mengatakan konsep pembangunan RPTRA juga akan disesuaikan. Menurut dia, Pemprov DKI tak lagi berfokus membangun RPTRA berukuran besar, melainkan memanfaatkan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang tersedia di lingkungan warga.
"Seperti yang berulang kali saya sampaikan, untuk RPTRA tidak lagi dengan konsep yang besar-besar, tetapi apa pun, terutama kalau kemudian ada fasos-fasum yang bisa dibuat untuk RPTRA, saya mendorong untuk segera dilakukan itu," ujarnya.
Ia menilai penambahan ruang bermain menjadi kebutuhan bagi Jakarta sebagai kota yang ramah anak. Karena itu, Pemprov DKI akan terus memperbanyak ruang terbuka yang aman dan nyaman untuk dimanfaatkan masyarakat.
"Karena bagi saya Jakarta ingin ruang bermainnya lebih banyak, lebih hijau, lebih nyaman, lebih aman, dan bagi siapa pun bisa memanfaatkan itu," imbuhnya.
Lihat juga Video: Momen Pramono Resmikan Renovasi RPTRA Rasamala Jaksel
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Harga Pasaran Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
Selanjutnya: Prabowo Buka Sidang Kabinet: Kita Evaluasi Apa yang Sudah Dikerjakan
Artikel Terkait
- Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur
- 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
- 4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi
- Iran Serang Bahrain, Klaim Hancurkan Pusat AI dan Fasilitas Drone AS
- Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus
- ART di Tulungagung Curi Emas Majikan Senilai Rp 20 Juta, Tak Ditahan karena Menyusui
- Waka MPR Desak Respons Cepat Kondisi Darurat Kekerasan Perempuan
- Mendagri Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah lewat Sistem dan Sikap Integritas
