Hutan Lindung di Bali Utara Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Terjal

Pemadaman Terkendala Medan
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
Namun, upaya pemadaman pada Jumat malam belum dapat dilakukan karena kondisi gelap dan medan menuju titik kebakaran dinilai membahayakan.
"Pada Jumat malam api belum bisa dipadamkan karena medan menuju lokasi cukup membahayakan dan kondisi gelap. Tim hanya bisa memantau perkembangan api dari kejauhan," ujarnya.
Keesokan harinya, Sabtu (18/7/2026), tim gabungan kembali mendaki menuju lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.
Gunakan Water Bag dan Dahan Pohon
Karena lokasi berada di kawasan perbukitan yang tidak dapat dijangkau kendaraan maupun armada pemadam kebakaran, petugas menggunakan cara manual untuk mengendalikan api.
Mereka membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul kobaran api di sejumlah titik.
Untuk mempercepat penanganan, personel dibagi menjadi dua regu yang melakukan pemadaman dari beberapa sisi guna menghambat penyebaran api ke kawasan hutan yang lebih luas.
Hingga Sabtu sore, api masih terlihat di sejumlah titik dan terus menyebar akibat vegetasi yang kering serta embusan angin di kawasan perbukitan.
"Seluruh personel gabungan tetap melaksanakan upaya pemadaman dan pengendalian api secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan," kata Suyasa.
Luas Area Terbakar Masih Didata
BPBD Buleleng belum dapat memastikan luas kawasan hutan yang terbakar maupun penyebab munculnya api.
Suyasa mengatakan proses pemadaman dilakukan hingga Sabtu pukul 17.00 Wita. Saat ini, kondisi lokasi kebakaran masih dipantau oleh pemerintah desa dan kecamatan.
"Proses pemadaman kemarin sampai pukul 17.00 Wita. Saat ini masih dalam pemantauan pemerintah desa dan kecamatan. Mudah-mudahan tidak terjadi kebakaran lagi," tutupnya.
Sebelumnya: IPW Apresiasi Sikap Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah
Selanjutnya: Di Balik 'Propaganda Pembalasan' Rezim Iran
Artikel Terkait
- Final SEA V Cup 2026: Kejutan Kamboja, Indonesia Batal Hadapi Thailand
- Jangan Taruh HP Sembarangan di Tempat Ini agar Tak Cepat Rusak
- PetroChina Bangun Jalan Beton 1,96 Km di Geragai, Akses Warga Membaik
- CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang
- Rapat BPH Migas-Pertamina Patra Niaga, Ketua Komisi XII Sebut Stok BBM Cukup
- [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis Vs Maroko
- Mengulik Spesifikasi Tiga Motor Listrik VinFast, Seberapa Tangguh?
- Cerita Warga Makassar Bertahan dengan Air Sumur Berlumpur, Kuning, dan Berminyak Setiap Kemarau
