Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta

Perempuan berinisial M , ibunda Femas, mengaku ditagih membayar ganti rugi karena anaknya kabur dari rombongannya saat tur di Korea Selatan . Warga Wungu, Madiun, Jawa Timur , itu mengatakan didatangi pegawai biro tur ke rumahnya.
"Saya uang dari mana dimintai uang banyak. Bisa buat makan sehari-hari saja alhamdulillah. Saya juga kurang tahu pasti uang sebanyak itu saya dari mana," ujar M, dilansir detikJatim Sabtu .
Selain petugas biro perjalanan, M juga mengaku didatangi seorang yang mengaku pegawai Imigrasi Madiun. M mengatakan pegawai Imigrasi meminta dirinya tak menuruti permintaan pihak travel.
"Dari Imigrasi juga ke sini ngecek dan sepertinya juga keberatan jika saya ada beban tagihan dari biro travel. Karena saya tidak bersalah," ungkap M.
M, yang merupakan orang tua tunggal Femas sejak 2018, menyampaikan dirinya pekerja serabutan. Pabriknya pun beroperasi musiman.
"Saya kerja serabutan di pabrik porang, musiman, saat ini juga sudah selesai, tidak beroperasi pabrik. Kerja bersih-bersih rumah orang sehari Rp 60 ribu. Dulu masih ada suami buka toko kios pupuk, sekarang sepi dan tutup," ungkap M.
Baca selengkapnya di sini.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: 3 Hal yang Diam-diam Dinilai Orang Saat Pertama Kali Bertemu
Selanjutnya: Simak Harga Bekas Toyota Raize, mulai Rp 165 Jutaan
Artikel Terkait
- Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk
- Polemik Twibbon Vulgar MPLS, Kurangnya Pemahaman Batasan Bermedsos dan Pendidikan Karakter
- Viral Meteor Melintas di Langit Tol JORR Jaktim, BRIN Beri Penjelasan
- 2 Penyedia Rekening Bandar Narkoba Andre 'The Doctor' Segera Disidang
- Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih
- Pasar Rakyat-Budaya Jateng 2026 Mulai Dibuka, Tampilkan Ratusan Karya Seni
- Akses Masuk Tol Cikarang Barat Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada
- Prabowo Hadiri Puncak Hari Koperasi Nasional Ke-79
