Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil

Dok. Jdpower.com Ilustrasi baterai solid state
China sendiri mulai mempercepat komersialisasi teknologi ini melalui penerapan standar baru baterai solid-state yang mulai berlaku pada Juli 2026.
Namun, pelaku industri masih bersikap hati-hati. Chairman CATL Robin Zeng menyebut baterai solid-state masih menghadapi tantangan besar dalam proses manufaktur sehingga membutuhkan waktu sebelum benar-benar siap diproduksi dalam jumlah besar untuk kendaraan listrik.
Dengan kata lain, tantangan utama baterai solid-state saat ini bukan lagi membuktikan ketahanannya, melainkan bagaimana memproduksinya secara massal dengan biaya yang terjangkau bagi industri otomotif.
Sebelumnya: Tol Gilimanuk-Mengwi Ditargetkan Masuk Tahap Tender Akhir 2026, Koster: Ditunggu Masyarakat
Selanjutnya: Voltron Buka SPKLU Baru di Puri Indah, Ada 24 Titik Cas
Artikel Terkait
- LPSK Sebut Baru 2 Korban TPKS yang Terima Dana Bantuan
- Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung
- Kekeringan Melanda 5 Desa di Dompu NTB, 240 KK Terdampak
- Ancol sampai Dufan Gratiskan Tiket buat Anak-anak Selama 4 Hari, Mulai 23 Juli 2026
- 6 Cara Alami Menghilangkan Mata Bengkak, Bisa Dicoba di Rumah
- Bukan Aset Kementerian PU, Jembatan Pantai Dona Tetap Dibangun Ulang
- Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
- Janji Alwi Habis-habisan Berburu Revans Lawan Lanier di Japan Open
