Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki

Organisasi Energi Atom Iran mengatakan beberapa proyektil yang diduga diluncurkan Amerika Serikat menghantam lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir Darkhovin yang sedang dibangun di provinsi Khuzestan. Perserikatan Bangsa-Bangsa turut menyelidiki laporan tersebut.
Dilansir Aljazeera, Minggu , badan tersebut mengutuk serangan AS yang terjadi pada pukul 03.39 waktu setempat. Pembangunan pembangkit listrik tersebut dimulai pada tahun 2022.
Mengetahui laporan itu, Badan Energi Atom Internasional turun tangan.
Mereka mengatakan sedang menyelidiki laporan serangan semalam di lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir yang direncanakan di Darkhovin, di provinsi Khuzestan barat daya Iran.
"Fasilitas tersebut berada pada tahap awal pembangunan dan tidak mengandung material nuklir saat terakhir kali dikunjungi oleh IAEA," kata badan PBB tersebut dalam sebuah pernyataan.
Serangan yang dilaporkan tersebut diyakini tidak menimbulkan risiko radiologis, kata IAEA, tetapi Direktur Jenderal Rafael Grossi mengulangi seruan untuk "pengekangan militer di sekitar semua lokasi terkait nuklir".
Sebelumnya: Jaga Kelancaran Distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Sumut
Selanjutnya: Prabowo: Hei Koruptor, Rakyat Tidak Bodoh!
Artikel Terkait
- BUMN BKI Buka Lowongan Kerja hingga 7 Agustus 2026, Cek Posisi dan Syaratnya
- Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan
- Jaga Inflasi Terkendali, Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan & Distribusi
- Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini
- Sudah Ada 324 RPTRA di Jakarta, Pramono Akan Tambah Lagi Dekat Permukiman
- ASDP Siapkan Sterilisasi Pelabuhan, Layanan Penyeberangan Masuk Era Digital
- Sidang Rivel Sila yang Menyeret Piche Kota, Kuasa Hukum Singgung Dugaan Intimidasi dan Permintaan Uang Rp 1 M
- Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta
