Ditarget Tuntas Malam Ini, Ini Progres Pembongkaran JPO Tendean

Pembongkaran jembatan penyeberangan orang di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan , yang hampir roboh akibat ditabrak truk pengangkut alat berat masih berlangsung. Pembongkaran masih berjalan di jalur Jalan Tendean dari arah Pancoran menuju arah Blok M.
Pantauan detikcom di lokasi, Selasa , pukul 21.15 WIB, pembongkaran kini menyisakan tangga yang sebelumnya menjadi akses menuju JPO. Tangga tersebut sudah dirobohkan.
Pembongkaran JPO membuat kendaraan belum bisa melintas dari Jalan Kapten Tendean menuju Jalan Wolter Monginsidi atau Blok M.
Bagian-bagian tangga tersebut kemudian dipotong-potong untuk kemudian dimasukkan ke sejumlah truk. Proses pemotongan kini masih berjalan.
Hal tersebut membuat Jalan Tendean dari Pancoran menuju Blok M masih tertutup. Sementara itu, Jalan Tendean dari arah Blok M menuju Tendean sudah dibuka.
Lalu lintas di Jalan Tendean menuju Pancoran tampak lancar. Kendaraan dapat berjalan dengan kecepatan normal.
Kasudin Perhubungan Jaksel Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan malam ini pembongkaran JPO ditargetkan selesai.
"Karena masih banyak juga masyarakat yang melihat atau terlalu dekat dan juga alat berat juga sedang masih ada di tempat, jadi kita belum bisa perkirakan. Tapi perkiraan harus malam ini pasti harus sudah selesai," kata Bernad ditemui di lokasi.
Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, nyaris roboh setelah dihantam truk pengangkut alat berat yang gagal melintas dini hari tadi. JPO tersebut tidak bisa digunakan lagi karena nyaris roboh.
Pemprov DKI kemudian membongkar JPO itu sekitar pukul 10.50 WIB. Proses pembongkaran membuat Jalan Tendean ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan.
Simak Video 'Pantauan Udara Kemacetan Tendean Imbas Truk Angkut Crane Tabrak JPO':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus
Selanjutnya: Jadwal KRL Jogja-Solo Besok Selasa 21 Juli 2026, Cek Jadwal dari Yogyakarta ke Solo
Artikel Terkait
- Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami
- Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
- Viral Kopdes Merah Putih Malang di Seberang Telaga, Kades Sebut Sengaja Diambil dari Sudut Tertentu
- Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
- Tren Taktik Low Block di Piala Dunia 2026, Tembakan Jauh Jadi Solusi
- Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
- 4 Kepala Daerah Terjaring OTT Berasal dari Jateng, Apa Sebabnya?
- KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
