TNI AD: Ledakan di Gudang Madiun Terjadi Saat Pemeriksaan Amunisi

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan Gudang Pusat Amunisi TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak saat prajurit sedang melakukan perawatan dan pemeliharaan amunisi. Akibatnya, 1 prajurit gugur dalam insiden ini.
"Berdasarkan laporan awal yang kami terima, insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materil munisi di salah satu gudang penyimpanan," kata Donny, sebagaimana dilansir Antara, Kamis .
Donny mengaku tidak bisa menjelaskan secara terperinci apa penyebab utama meledaknya gudang amunisi itu. Saat ini pihaknya sedang menyelidiki penyebab ledakan.
Donny melanjutkan akibat insiden itu, satu prajurit tewas dan enam orang lainnya mengalami luka ringan hingga berat.
"Seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat sekaligus melaporkan secara prosedural dan berjenjang," ucap dia.
Saat ini, pihaknya bergantung pada tim investigasi yang dikirim ke Madiun untuk mencari tahu penyebab utama meledaknya gudang munisi itu.
"Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," ujar Donny.
Lihat juga Video 'Ledakan Misterius di Purwakarta, Polisi Amankan Sejumlah Serpihan':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Forum Pemred Kecam Hotman soal 'Lu Punya Otak Nggak?': Sangat Tak Profesional
Selanjutnya: Menjaga Kemilau Batu Akik di Pasar Rawa Bening, Surganya Para Kolektor
Artikel Terkait
- Tim SAR Cari Pria Tenggelam Saat Berenang Pakai "Styrofoam" di Waduk Jatiluhur
- Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
- LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa
- Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik
- TNI AD Beri Perawatan dan Pendampingan Medis ke Korban Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
- Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat
- Kondisi Kamar Ternyata Bisa Ungkap Kualitas Hubungan, Ini Kata Penelitian
- Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000
