IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar

JAKARTA, KOMPAS.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Indeks melonjak 1,10 persen ke level 6.176.
Penguatan tersebut didukung oleh aksi beli bersih (net buy) investor asing yang mencapai Rp 725 miliar.
Aksi beli asing paling besar tercatat pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 698 miliar.
Lalu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai net buy Rp 375 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 268 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 76 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 29 miliar.
Di sisi lain, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) terbesar pada saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 163 miliar.
Aksi jual juga terjadi pada saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) senilai Rp 41 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 34 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 31 miliar, serta PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 26 miliar.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 6.079,318 hingga 6.192,658, setelah dibuka di posisi 6.112,842.
Penguatan IHSG ditopang oleh dominasi saham yang menguat.
Sebanyak 349 saham ditutup di zona hijau, 261 saham melemah dan 187 saham bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan di BEI juga terbilang ramai.
Volume transaksi mencapai 29,176 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 16,348 triliun.
Frekuensi perdagangan tercatat 2.024.053 kali, sedangkan kapitalisasi pasar BEI menyentuh Rp 10.773,199 triliun.
Sebelumnya: Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
Selanjutnya: ORI030 Laris Manis, Pemerintah Tambah Kuota Jadi Rp 30 Triliun
Artikel Terkait
- Cara Memilih Produk Vitamin C yang Tepat untuk Kulit Wajah
- Kronologi ASN BPN Nias Tewas di Apartemen Medan, Polisi Ungkap Penyebab Kaki Korban Putus
- Konflik Memanas, Houthi Umumkan Blokade Laut Arab Saudi
- Kronologi Bentrokan Pemuda di Kebumen dan Kebakaran Gudang J&T
- Waka DPRD Surabaya Dorong Camat-Lurah Tiru Gaya Sidak Eri Cahyadi
- Timur Tengah Terus Memanas Bikin Saudi Borong Senjata AS
- Penyebab Penyelenggara Open Trip Di-blacklist 2 Tahun di Gunung Lawu
- LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa
