Massa Demo Bubar, Jalan Medan Merdeka Arah Gambir Jakpus Kembali Dibuka

Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026) telah usai.
Pantauan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB, massa aksi mulai membubarkan diri setelah menyampaikan pernyataan di putaran balik di depan Menara BSI.
Pihak kepolisian kemudian kembali membuka akses Jalan Medan Merdeka Selatan dari arah Patung Kuda menuju Gambir.
Meski demikian, barikade polisi yang dibuka baru setengah ruas jalan. Sejumlah kendaraan mobil dan motor terlihat bisa melintas melewati ruas jalan yang telah dibuka.
Sementara itu, sejumlah massa aksi terlihat masih berada di lokasi dan belum membubarkan diri semuanya.
Mereka berada si pinggir Jalan Medan Merdeka Selatan tempat motor-motornya diparkirkan.
Perwakilan Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR), Muhammad Annur mengungkapkan kekecewaan massa aksi hari ini yang sampai usai masih tidak diperbolehkan untuk melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda.
"Padahal di Patung Kuda itu tujuannya atensi masyarakat aja. Masyarakat tahu bahwasanya, 'eh kalian itu lagi nggak baik-baik aja, pemerintahan kalian itu lagi enggak baik-baik aja, ayo sama-sama menggugat, ayo sama-sama nuntut hak-hak kita', gitu," jelas dia saat menemui wartawan di lokasi, Jumat.
Di sisi lain, ia memastikan bahwa Aliansi MPR berencana akan terus melakukan sejumlah aksi dalam waktu ke depan.
"Kami paling dekat untuk aksi lagi itu di 14 hari, karena di 7 hari ke depan kami full konsolidasi dan evaluasi. Jadi, aksi terdekat di 14 hari kemudian, dan itu akan terus berjalan sesuai dengan skema yang telah kami buat," tambah dia.
Sebelumnya: Anjing Husky di Babelan Bekasi Diduga Dibacok, Polisi Turunkan K9 Cari Pelaku
Selanjutnya: Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya
Artikel Terkait
- Kisah Pilu Korban KLM Nurul Salsa di Selayar, 3 Orang Meninggal di Atas Gabus lalu Dilepas ke Laut
- [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis Vs Maroko
- Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
- Regulasi Baru MotoGP 2027, Marquez Yakin Bisa Pecahkan Rekor
- Pemerintah Hapus Tarif Naturalisasi WNA Khusus untuk Kepentingan Negara
- TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi Madiun
- Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental
- 2 Gunung Api di NTT Meletus Bersamaan Disertai Lontaran Abu Vulkanik
