1 Korban Tewas Ditemukan di Reruntuhan Ledakan Rumah Grand Polonia Medan

Tim SAR gabungan menemukan seorang wanita dari reruntuhan bangunan lokasi ledakan rumah mewah di perumahan elite Grand Polonia Medan. Korban ditemukan dalam kondisi tewas dini hari tadi.
Dilansir detikSumut, Selasa , jasad yang ditemukan ini diduga berjenis kelamin perempuan dan ditemukan di bawah reruntuhan di lantai 2 rumah itu.
"Alhamdulillah, pukul 02.20 WIB, satu orang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju RS Bhayangkara. Untuk data korban yang ditemukan masih akan dipastikan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika.
Hery mengatakan informasi kejadian itu diterima pihaknya dari personel Brimob Polda Sumut sekira pukul 18.40 WIB. Usai menerima informasi itu, Tim Rescue Basarnas Medan langsung turun ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Hery menyebut sebanyak 15 personel Basarnas yang diturunkan ke lokasi. Basarnas bersama instansi lainnya kemudian dibagi menjadi tiga tim untuk menyisir keadaan para korban.
Tim pertama fokus untuk melakukan pencarian dan identifikasi korban menggunakan drone thermal untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah material bangunan. Lalu, tim kedua melakukan pencarian dan evakuasi dengan metode Area Search Rescue 1 melalui sektorisasi area serta identifikasi potensi bahaya di sekitar lokasi.
Baca berita selengkapnya di sini.
Sebelumnya: Motif Penusukan di Jakbar Terungkap, Dipicu Video Pacar yang Diduga Disebar
Selanjutnya: Mulai 2027, Pemprov Jatim Bidik Pelebaran 20 Km Jalan Provinsi per Tahun
Artikel Terkait
- Berbagai Tanda Tubuh Kurang Tidur yang Sering Tak Disadari, Termasuk Naik Berat Badan
- Kawal KDKMP, Kemendes Bareng 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional
- Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Juli, Cek Lokasi dan Jamnya
- 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
- Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
- Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau
- Lucas Digne Buka Suara soal Pelanggaran terhadap Lamine Yamal
- Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
